RSS

Android Layout

31 Mar

Ok, skrg gw coba jelasin ttg dasar-dasar layout di Android,
jadi saat kita membuat project baru, maka di sisi kiri Eclipse dapat kita lihat Package Explorer yang berisi file yang ada dalam folder project kita. Di dalam folder “src” akan ada file *.java yang akan menjadi tempat kita melakukan programming. Lalu di folder “res” akan ada resource-resource yang dapat kita gunakan. Resource ini dapat berupa file, gambar, ataupun xml untuk menyimpan value maupun layout.

Untuk di Android, kita melakukan programming untuk interface dalam sebuah Activity, bentuk dasar dari coding Activity:

package com.myPackage;

import android.app.Activity;
import android.os.Bundle;

public class myActivity extends Activity{

 @Override
 public void onCreate(Bundle savedInstanceState){
 super.onCreate(savedInstanceState);
 setContentView(R.layout.main);
 }
}

nah, masalah coding ini akan kita bicarakan nanti, sekarang kita akan membahas layout terlebih dahulu, dapat dilihat diatas, layout dari aplikasi di atas akan diambil dari “R.layout.main” yang berarti pada folder res -> folder layout -> main.xml.
nah, di main.xml inilah kita akan melakukan coding untuk tampilan.

Secara umum, layout Android ada 4 jenis yaitu:

1. LinearLayout

LinearLayout yaitu tampilan dimana user hanya menempatkan 1(satu) widget per baris/kolom. Jika ingin 1 widget/baris, maka harus menggunakan orientation: vertical, dan jika 1 widget/kolom harus menggunakan orientation:horizontal

<LinearLayout
 xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
 android:layout_width="fill_parent"
 android:layout_height="fill_parent"
 android:orientation="horizontal | vertical">

<!-- widget2 disini-->

</LinearLayout>

Contoh hasil dari tampilan LinearLayout adalah sebagai berikut:

2. RelativeLayout

RelativeLayout adalah tampilan dimana user dapat menempatkan widget-widget didalamnya seperti layer, sehingga sebuah widget dapat berada di atas/di bawah widget lainnya. Layout ini biasanya berguna untuk membuat tampilan yang lebih universal sehingga dapat dibuka dengan baik di segala resolusi ponsel Android.

<RelativeLayout
 xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
 android:layout_width="fill_parent"
 android:layout_height="fill_parent">

<!-- widget2 disini-->
  <TextView
android:id="@+id/label1"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_alignParentTop="true"
android:text="This is label1"/>

  <TextView
android:id="@+id/label2"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_below="@id/label1"
android:text="This is label2"/>

  <TextView
android:id="@+id/label3"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_toRightOf="@id/label2"
android:text="This is label3"/>

</RelativeLayout>

Contoh dari RelativeLayout adalah sebagai berikut:

3. AbsoluteLayout

AbsoluteLayout adalah tampilan dimana kita dapat memasukkan posisi x dan y dari widget yang ada di dalamnya secara pasti sehingga penempatan posisi dapat ditentukan secara pasti.

<AbsoluteLayout
 xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
 android:layout_width="fill_parent"
 android:layout_height="fill_parent">

<!-- widget2 disini-->
   <TextView
android:id="@+id/label1"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_x="100px"
android:layout_y="100px"
android:text="This is label1"/>

</AbsoluteLayout>

contoh dari penggunaan AbsoluteLayout adalah sebagai berikut:

4. FrameLayout

FrameLayout merupakan tampilan dimana widget-widget di dalamnya akan saling menumpuk satu sama lain. Bedanya antara layout ini dengan RelativeLayout adalah jika di RelativeLayout, kita dapat menempatkan sebuat widget posisinya di sebelah kanan/kiri/atas/bawah, sedangkan pada FrameLayout, widget yang ditulis lebih akhir akan diletakkan di DEPAN widget sebelumnya, sehingga akan menutupi kecuali jika warnanya transparan.

<FrameLayout
 xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
 android:layout_width="fill_parent"
 android:layout_height="fill_parent">

<!-- widget2 disini-->

</FrameLayout>

Contoh dari tampilan FrameLayout adalah sebagai berikut:

Untuk dapat lebih mendalami tentang Layout pada Android, dan juga widget-widget yang dimiliki oleh Android, silakan mempelajari nya lebih lanjut di:

http://developer.android.com/resources/tutorials/views/index.html

Sekian, semoga berguna buat semuanya^^

Advertisements
 
3 Comments

Posted by on March 31, 2011 in Tutorial Beginner

 

Tags: ,

3 responses to “Android Layout

  1. kiky

    February 23, 2012 at 3:29 pm

    Kalau unutk aplikasi bagusnya gunain layout yang mana ya? trims sebelumnya
    Mohon jawabannya šŸ˜€

     
    • Daniel Hace

      March 3, 2012 at 9:45 am

      Halo kiky, untuk penggunaan layout, itu tergantung yang dibutuhkan.
      Tapi kalau dari pengalaman, kan HP Android punya banyak ukuran layar, nah, harus pintar-pintar agar tampilan layar tetep bagus di semua layar. Biasanya yang saya gunakan itu RelativeLayout atau LinearLayout.

      Thx

       
  2. hitamdanpahit

    March 10, 2012 at 8:28 pm

    terima kasih atas blognya yang sangat bermanfaat bagi newbie:)

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: